Rabu, 12 Agustus 2020

4 LAPORAN KEUANGAN YANG WAJIB DIMILIKI, BISNIS ANDA SUDAH MEMILIKINYA?

Dalam sebuah bisnis, tidak dapat dipungkiri bahwa pencatatan keuangan adalah sesuatu yang penting untuk membuat bisnis tetap berkembang. Secara sederhana, manfaat dari catatan keuangan adalah pelaku bisnis dapat mengetahui apakah bisnis yang dijalankan mengalami keuntungan atau kerugian. Lebih jauh lagi, dari catatan keuangan tersebut akan didapat laporan untuk membuat keputusan yang lebih bijak demi keberlangsungan sebuah bisnis.

Apa itu Laporan Keuangan?

Laporan keuangan adalah hasil dari proses pencatatan keuangan. Definisi laporan keuangan menurut ilmu akuntansi adalah sebuah catatan informasi keuangan suatu perusahaan dalam suatu periode tertentu. Penghitungan satu periode akuntansi adalah sama dengan satu tahun berjalan. 

Dari laporan ini, dapat tergambar kondisi perusahaan saat itu dan dapat menggambarkan bagaimana kinerja perusahaan. Membuat laporan keuangan tidak boleh sembarangan karena menyangkut informasi keuangan yang berguna bagi pemakai. Sebuah laporan keuangan harus memenuhi empat syarat, yaitu dapat dipahami, relevan, keandalan, dan dapat diperbandingkan.

Apa Saja Jenis Laporan Keuangan yang Harus Dimiliki Sebuah Bisnis?

Secara lengkap, setidaknya dalam sebuah bisnis harus memiliki 4 (empat) laporan sebagai berikut:

1. Laporan Laba Rugi
Laporan laba rugi memuat laporan selisih pendapatan setelah dikurangi biaya-biaya atau beban. Sesuai dengan istilahnya, laporan ini dapat digunakan untuk mengukur tingkat pengembalian investasi atau laba per saham. Secara sederhana, keuntungan atau kerugian sebuah bisnis dapat dilakukan dengan menghitung selisih pemasukan dan pengeluaran. Jika Anda menginginkan lebih dari sebuah informasi untung atau rugi sebaiknya Anda mencatat lebih detail. 

Agar lebih mudah, sebaiknya Anda mengategorikan pendapatan dan pengeluaran sesuai dengan jenis usaha. Misalnya saja untuk usaha tour and travel, Anda harus memisahkan antara pendapatan dari jasa tour dengan pendapatan penjualan tiket. Untuk pos biaya, sebaiknya dipisah antara fixed cost dan variable cost. Fixed cost adalah biaya yang nilainya tetap dengan berapapun jumlah barang yang diproduksi seperti gaji karyawan dan sewa gedung. Variable cost adalah biaya yang sifatnya berubah-ubah tergantung jumlah produk yang dijual atau diproduksi, misalnya biaya pajak dan biaya bahan baku.

Dari laporan laba rugi, Anda dapat menarik kesimpulan yang lebih mendalam tentang informasi jenis biaya apa saja yang paling besar dikeluarkan. Atau Anda juga dapat mengetahui produk apa saja yang paling banyak terjual sehingga bisa melakukan stok barang lebih banyak.

2. Laporan Neraca
Neraca keuangan dibuat untuk mengetahui posisi keuangan sebuah bisnis pada satu periode akuntansi. Neraca adalah laporan keuangan yang dibuat setahun sekali. Melalui neraca, Anda bisa melihat jumlah aset perusahaan, kewajiban, dan modal.

Aset adalah harta yang dimiliki oleh suatu bisnis yang meliputi harta tetap, harta lancar, dan harta tidak berwujud. Kewajiban perusahaan dapat meliputi hutang jangka panjang dan hutang jangka pendek. Selisih dari aset perusahaan dan kewajiban adalah modal yang dimiliki oleh perusahaan.
3. Laporan Perubahan Modal
Laporan perubahan modal berisi tentang informasi jumlah modal yang dimiliki oleh bisnis Anda. Melalui laporan ini Anda dapat mengetahui besarnya perubahan modal yang terjadi beserta penyebab perubahannya. Untuk membuat laporan perubahan modal, Anda membutuhkan jumlah modal awal, jumlah modal akhir dan laporan laba rugi. Laporan ini dibuat setelah laporan laba rugi selesai. 

4. Laporan Arus Kas
Dikenal dengan nama cash flow, laporan keuangan ini menunjukkan informasi tentang aliran masuk dan keluar dana kas perusahaan dalam satu periode. Semua transaksi tentang arus kas harus dicatat setiap hari dan tidak boleh ada yang terlewat. Jika laporan arus kas ini bermasalah, maka data yang dihasilkan untuk laporan keuangan yang lain menjadi tidak akurat.

Catatan arus kas dapat berfungsi untuk melakukan pengawasan terhadap potensi kecurangan dalam bisnis Anda. Jika ada yang tidak sesuai antara laporan arus kas dengan jumlah uang saat ini, maka kemungkinannya hanya dua, kesalahan pencatatan atau kecurangan.

Setelah mengetahui apa saja jenis laporan keuangan, setidaknya kini Anda lebih tahu pentingnya memiliki laporan keuangan pada sebuah bisnis. Dari laporan tersebut, akan menjadi acuan Anda dalam menentukan keputusan dan kebijakan. Melalui laporan keuangan, Anda juga dapat bertanggung jawab pada pihak ketiga seperti bank, investor, atau lembaga pajak.

Konsultasikan keluhan keuangan bisnis anda pada kami, siap membantu apapun kendala keuangan anda. Kami menyediakan berbagai macam jasa keuangan diantaranya :
  1. Jasa Pembukuan dan Jasa Akuntansi /Accounting Services
  2. Jasa Penyusunan Laporan Keuangan 
  3. Jasa Audit/ Atestasi/ AUP (Rekanan Kantor Akuntan Publik Terdaftar)
  4. Jasa Konsultasi Manajemen & Keuangan/ Financial Management Services
  5. Jasa Konsultasi Perpajakan/ Tax Services
  6. Penjualan Software Accounting & Kasir (POS) Offline dan Online
  7. Jasa Pelatihan (Training Akuntansi dan Software Akuntansi/ Kasir)
KANTOR KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KANTOR JASA AKUNTANSI BATAM
KANTOR KONSULTAN PAJAK BATAM
KANTOR AKUNTAN PUBLIK BATAM
KONSULTAN KEUANGAN BATAM
KONSULTAN PAJAK BATAM
SOFTWARE AKUNTANSI BATAM
SOFTWARE ACCOUNTING BATAM
SOFTWARE KASIR BATAM
SOFTWARE POS BATAM
PT. LADFANID KONSULTINDO BATAM
JASA PEMBUKUAN BATAM
JASA PERPAJAKAN BATAM
JASA AKUNTANSI BATAM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Postingan Populer